BAB 52

1871 Kata

Fiona menatap suaminya dengan wajah takut. “Ada apa, Rian?” tanya Fiona. Bukannya menjawab lelaki itu malah mencengkram erat rambut Fiona hingga membuat wanita itu meringis kesakitan. Salah satu tangan wanita itu mencoba untuk melepas tangan suaminya. Namun, apalah dayanya dia terlalu lemah untuk memberontak. Rian menariknya hingga turun dari ranjang. “Rian, lepaskan. Apa yang kau lakukan. Sakit,” lirih Fiona masih berusaha melepas tangan suaminya. Kesal dengan perlawanan istrinya, Rian pun mendorong kasar Fiona hingga tersungkar di lantai. Air mata wanita itu mulai jatuh dari pelupuk matanya. Ia tak tahu kesalahan apa yang telah ia perbuat hingga suaminya tega mengasarinya hingga seperti ini. “Apa salahku. Kenapa kau lakukan ini padaku?” tanya Fiona dengan bercucuran air mata. “Ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN