Setalah tiga puluh menit berlalu, sang dokter dan beberapa perawat pun mulai keluar. Kelvin segera menghampirinya. “Bagaimana keadaannya, Dok.” “Kita bicara di ruanganku.” Kelvin mengangguk dan mengikuti langkah kaki dokter tersebut. Setibanya di ruangan sang dokter. Kelvin pun duduk di hadapnnya dengan perasaan gugup. “Saat ini, kondisinya stabil. Hanya saja, kecelakaan yang dialaminya beberapa hari yang lalu membuatnya kehilangan ingatan sebagian. Fiona mengalami amnesia.” “Apa! jadi ... kapan ingatannya akan kembali, dok?” “Emmm, saya juga tidak tahu. Mungkin hanya sementara tapi bisa jadi juga selamanya. Sepertinya Fiona mengalami sesuatu yang membuatnya terauma hingga ingin melupakan semuanya.” “Jadi apa yang harus saya lakukan? Bagaiamana caranya agar dia mengingat semuanya?”

