Satu minggu telah berlalu, Fiona sudah sadar dari pingsannya dan masih dalam perawatan di rumah sakit. Selama dua hari itu juga ayahnya berusaha mencari Rian, bahkan telah menyuruh beberapa orang suruhannya untuk mencari lelaki itu. Selama Rian masih belum di temukan, Fiona masih mogok makan dan lebih memilih tiduran di ranjang rumah sakit. Bahkan ia juga tak ingin bicara dengan orang tuanya. Karena menganggap orang tuanyalah yang menjadi penyebab putusnya hubungannya dengan Rian. Walau berkali-kali ibu dan ayahnya meminta maaf dan menyuruh Fiona untuk makan. Tapi, Fiona tetap tidak mau dan akan memaafkan mereka saat Rian telah ditemukan. Saat ini, Fiona bersandar pada sandaran ranjang rumah sakit sambil menatap luar jendela. Selang infus masih setia tertancap pada salah satu tanganny

