Jam telah menunjukkan pukul delapan malam saat Fiona bangun dari tidurnya. Sesekali ia menguap saat ia melangkah keluar dari kamarnya. Di ruang tamu ia melihat Kelvin yang sedang menonton Tv. Fiona mendekat dan duduk di samping Kelvin. “Apa kau sudah merasa baikan?” tanya Kelvin saat wanita itu duduk di sampingnya. “Emm, sepertinya sudah mendingan.” “Kalau begitu pergilah makan. Kau pasti lapar, tadi siang kau hanya makan sedikit nasi. Aku siapkan makanan untukmu yah. Tunggu sebenar di sini.” Fiona hanya mengangguk menanggapi perkataan Kelvin. Fiona memandang lelaki itu yang sedikit menjauh menuju dapur untuk menyiapkan makanan untuknya. Sambil menunggu suaminya, Fiona menonton acara Tv di depannya dengan persaan bosan. Tak lama kemudian Kelvin datang dengan sepiring nasi lengkap de

