Fiona pun masuk ke dalam rumah meninggalkan Kelvin dan Rena berbicara di luar. Awalanya ia tak mau dan ingin mendengar pembicaraan suaminya dan Rena. Tapi, Kelvin memaksanya untuk masuk dan tak ingin jika dia mendengar pembicaraanya. Hampir tiga puluh menit keduanya berbicara, entah apa yang keduanya bicarakan sehingga memakan waktu yang sangat lama. Fiona masih setia menunggu di dalam kamar. Tatapannya pun beralih pada pergelangan tangannya yang tadi dilepaskan oleh suaminya. Rasanya Kelvin tak ingin bermesraan di depan Rena. Tapi, ia tak tahu mengapa demikian. Saat sedang sibuk dalam pikirannya, tiba-tiba Kelvin pun berjalan masuk. Lalu berjalan menuju lemari dan menaruh sesuatu. “Apa yang kau bicarakan tadi dengannya? Kalian terlihat serius sekali. Apa ada sesuatu yang kau sembunyik

