Fiona masih terus memeluk tubuh Kelvin. Ia tak ingin melepas pelukannya pada sosok lelaki yang ia anggap sebagai suaminya. Awalanya, Kelvin merasa kesulitan dengan pelukan Fiona. Namun, lambat laun ia mulai terbiasa. Setelah memasak Kelvin mulai menyajikan masakannya pada sebuah meja dan dibatnu oleh Fiona. Keduanya benar-benar terlihat seperti suami istri yang sangat serasi saat ini. Bahkan saat sarapan pagi keduanya tak pernah melepas senyum dari wajah mereka. Hampir dua puluh menit waktu yang dibutuhkan keduanya untuk menyelsaikan sarapan pagi. Setelah mencuci piring. Kelvin pun bergegas bersiap-siap untuk menjual ikan di pasar. Tak lupa ia juga membawa Fiona. Di pasar, Kelvin terus berterik untuk menarik perhatian pengunjung seperti biasa. “Ikan segar! Ikan segar, Bu. Hanya 20k da

