Alhamdulillah. Tamat juga. Besok Bab terakhir, ya. Selamat berbahagia atas pernikahan Nanaz dan Kiano. Yuhuuu, yuk mariiii~~~ **** Dua bulan kemudian.... "Saya terima nikah dan kawinnya Syahnaz Wijaya Binti Bagas Wijaya dengan mas kawin tersebut, tunaiii!" seru Kiano dengan mantap. "Sah?" "Saaaah!" "Alhamdulillah!" Suasana ijab kabul pada Jumat pagi itu berjalan lancar seperti yang diharapkan semua orang. Nanaz segera mengusap air matanya yang merembes tanpa bisa ia cegah. Rasa sedih dan haru seakan-akan melingkupinya. Akhirnya, ia menjadi seorang istri lagi. Dua tahun Nanaz hidup dalam ketakutan akan masa depannya. Ia takut jika ia tidak bisa lagi jatuh cinta karena merasa cintanya hanya untuk Arkan seorang. Akan tetapi, kehadiran Kiano mengubah segalanya. Ia jatuh cinta sedalam-da

