Bab20. Kekejaman William

1006 Kata

Flo bangkit berdiri. Dia tak ingin William akan banyak bertanya padanya. Bagi Flo tak ada gunanya juga William tahu. William tak akan peduli dengan hidupnya. "Aku hanya ingin menghirup udara segar. Tak lebih," jawabnya cuek. Dia pun langsung pergi meninggalkan William yang masih diam terpaku menatap kepergiannya. Dia harus sadar, mengapa Flo bersikap seperti itu padanya. Sayangnya, William masih bersikeras. Dia tetap menganggap Flo hanyalah wanita yang dia sewa rahimnya untuk mengandung benihnya, tak lebih. *** Sudah lima hari lamanya mereka berada di Bali, dan hari ini mereka akan kembali ke Jakarta. Tak ada yang berbeda dari mereka. Keduanya, Sama-sama membatasi diri mereka. Kemesraan mereka hanya di luar dan di ranjang. Setelah itu semuanya terasa dingin, seperti orang asing untuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN