Setelah tiga minggu lebih dan hampir mendekati satu bulan Sachiko mengenal Alvito, akhirnya wanita yang baru saja jatuh ke kubangan kalangan ekonomi rendah itu luluh juga dengan pria yang terus mencoba mendekatinya. Sachiko bukan sekedar melihat aspek ketampanan dan juga ketebalan dompet dari pria itu. Tapi, segala ujian yang dia berikan untuk melihat keseriusan Alvito pun turut andil dalam pengambilan keputusannya. Alvito tak pernah mundur walaupun sudah dijudesin, disinisin, diacuhin, bahkan diporotin pun masih tetap berusaha mengambil hati Sachiko. Dari semua aspek itulah, Sachiko menimbang bahwa pria yang berprofesi sebagai TNI tapi lebih cocok menjadi tampang seorang pengusaha karena kulit yang kuning langsat hampir tergolong putih tersebut memiliki tingkat keseriusan tinggi serta bu

