Seperti kebanyakan orang, masa-masa manis bulan madu dan segala t***k bengek yang mengikutinya akan usai segera setelah pasangan yang baru menikah kembali menjejakkan kaki pada kesibukan masing-masing. Dalam hal ini, Anggie dengan tugas kepenyuluhannya, dan Raihan dengan tugas di rumah sakitnya. Rutinitas mereka berdua pun tidak jauh beda berjalan seperti sebelum menikah, dengan tambahan sudah boleh colek-colek, mau banyak, sedikit, tambah porsi atau bahkan non stop dengan konsekuensi akan ada yang kesiangan masuk kerja keesokan harinya. Setelah satu minggu bulan madu, menginap di rumah keluarga Abdullah selama dua hari, begitupun di rumah keluarga bapak Sastra alias ayah Raihan, pasangan pengantin baru itu akhirnya bisa menempati rumah mereka sendiri dua minggu paska menikah. Jangan

