"Jadi Key, siapa yang menelfon sewaktu kita sarapan tadi?" "Kau tampak begitu terkejut dan shock kala menerima panggilan." Daviant bertanya pada sang sahabat wanita yang duduk santai di sofa sambil menyilangkan kaki. Daviant sendiri duduk meluruskan kaki di atas karpet bulu, saat ini dirinya dan Keylani tengah menonton sebuah film bergenre fantasy dari barat seperti yang mereka rencanakan sebelumnya. Ruang televisi luas yang awalnya tertata rapi dan bersih, mulai berubah bentuk menjadi kapal pecah dalam sesaat. Kemasan bekas makanan ringan tergeletak dimana-mana, belum lagi bantal sofa yang sudah tidak pada tempatnya. Benar-benar tak disangka, mengingat betapa perfeksionisnya Daviant pada kerapihan dan kebersihan sejak dulu. Keylani sempat berpikir mungkin saja hari ini adalah freedo

