Bab 43

1600 Kata

Si gadis manis masih dengan lahap menyuapkan lauk cumi pedas manis ke dalam mulut kecilnya, sementara si pria bertubuh tinggi yang tadi Ia paksa untuk ikut makan malam menemaninya sudah menyelesaikan makan sejak lima menit yang lalu. Kini Jevan tengah merokok santai sambil sesekali tertawa memperhatikan bagaimana Keylani tak pernah berubah sejak dulu. Gadis itu begitu suka makan. Hal yang menakjubkan karena berbanding terbalik dengan tubuhnya yang kecil, Ia memiliki nafsu makan yang besar. Jevan masih penasaran kenapa kawannya ini bisa berada di Jakarta. Jevan yang sebelumnya ingin mampir sejenak ke minimarket untuk mengambil uang, dikejutkan dengan suara ribut-ribut yang terdengar tepat dari belakang mobil hitamnya. Dan betapa terkejut dirinya ketika kemudian mendapati Keylani, adik k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN