Sejak awal Keylani sudah tahu bahwa Daviant tak benar-benar ingin mengantar dirinya pulang. Lihatlah sekarang. Bukannya buru-buru mengantar gadis itu kembali ke flatnya, Daviant malah dengan santai membelokan mobil hitamnya menuju ke parkiran bawah tanah Madelainne Departement Store. Siapa yang sebelumnya memaksa untuk membeli barang melalui online? Gadis itu kembali menghela nafas ketika menatap senyuman tanpa rasa bersalah yang Daviant berikan padanya saat ini. Mereka berdua telah sampai di lantai basement Madelainne Department Store, dan si lelaki sahabatnya ini sepertinya belum berniat untuk segera turun di mobil. “Key, kita mampir sebentar ya. Kau kan tadi ingin mencari pekerjaan, kita bertemu dengan store manager toko ini sebentar.” Mata Key melebar, jadi itu alasan Daviant memba

