Bab 23

1801 Kata

Tetes-tetes air masih terlihat berjatuhan dari helaian rambut Keylani. Setelah menyelesaikan urusan membersihkan diri dan mengganti seragamnya dengan pakaian rumah yang lebih nyaman, anak perempuan berambut pendek tersebut menghampiri Daviant di ruang tamu. Wajah manisnya seketika cemberut hingga membuat kening sempitnya ikut terlipat jengah kala si anak perempuan menemukan bahwa sahabat lelakinya tersebut tengah duduk menyilangkan kakinya, Sembari terlihat kedua tangan si pemuda yang masih sibuk membolak-balik sebuah buku paket di pangkuannya. Dan, jangan lupakan beberapa kertas putih penuh coretan yang berserakkan di sekeliling Daviant. Apa-apaan dengan sahabatnya tersebut, jangan katakan bahwa anak itu tengah belajar di sela-sela acara mereka bermain bersama. Keylani kemudian melangk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN