Begitu melelahkan persiapan pernikahan Jenab dan Parji, bukan hanya memakan uang yang banyak. Namun, juga tenaga yang lumayan ekstra, meskipun di kerjakan oleh banyak tenaga untuk mempersiapkannya. Namun, tetap saja kelelahan menghampiri Hazanah, Rafiz, Ocha juga Rande yang sejak pagi tak berhenti mempersiapkan pernikahan Jenab dan Parji. Ketika berbuka puasa pun, Hazanah masih melayani beberapa anak yatim yang ia undahg untuk berbuka puasa bersama di rumahnya. Hazanah memijat lengannya karena sejak tadi lengannya terasa pegal, ia tersontak kaget ketika sebuah tangan memijatnya dari belakang membuat Hazanah mendongak, Rafiz terlihat sangat tampan dengan setelan koko yang kini membalut tubuhnya. "Jangan, Mas, aku yang harusnya memijatmu." tutur Hazanah mencoba melepaskan diri. "Biarkan

