S2 - 14

875 Kata

Darah. Yang pertama kulihat adalah darah. Darah banyak mahluk. Bukan hanya manusia, namun juga pria bersayap hitam dan pria sayap putih. Di tanganku terdapat tombak berlumuran darah. Apa aku yang membunuh mereka? Atas dasar apa aku membunuh mereka? Srek. Mataku terpaku pada kumpulan mayat yang berada paling dekat denganku. Aku tidak percaya dengan apa yang kulihat, tidak. Aku tidak mau percaya dengan apa yang aku lihat. Yuka, Yuras, Gin, Harris, Yuta Ayah...... Kak Liffus..... Kak Liffus.... Mereka semua tergeletak didepanku. Dengan wajah penuh darah yang memandangku horor. 'Ini semua salahmu Luciel.' Bukan aku yang melakukannya. Aku tidak tahu apa pun. 'Kamu adalah monster berdarah dingin. Kau bukan bagian dari kami.' Kakak bilang semua orang mencintaiku. Aku juga tidak bisa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN