"Kalian mau ke mana?" Yuka dan Yuras, yang saat malam baru kembali ke masion terpisah milik mereka menemukan bahwa keluarga Luciel, semuanya telah berpakaian rapih dan mengemasi barang-barang mereka. "Obatilah luka Luciel. Kami belum sempat mengobati dirinya apalagi di bagian kaki yang paling parah." Bukannya menjawab, Liffus malah menatap Yuras dengan pandangannya yang sendu. Yuras dan Yuka tahu. Pasti ada sesuatu yang terjadi di sini. "Luciel mengusir kami. Tolong jagalah dia untuk kami selama kami tidak ada," lanjut Liffus lagi sambil sesekali memandang pintu kayu kamar Luciel yang masih tertutup. "Aku sudah berusaha membujuknya namun Pangeran tidak menjawab sedikit pun. Kupikir setidaknya kalian bisa sedikit mantra penyembuh. Dan.... Berikan obat ini pada Pangeran sesuai catatan

