Adisa 74

845 Kata

Sesampainya di rumah keluarga Fattah, Adisa langsung turun dari dalam mobil dibantu oleh Fattah yang memegang tangannya. Di sana mereka sudah disambut dengan Lafiza yang duduk di kursi teras mereka. "Bunda, Fattah is home with a girl, right now!" seru Lafiza yang berhasil membuat Ibu Tiri Fattah keluar dari rumah. "Ini yang sering kamu ceritakan ya Abang?" tanya Kaina Sofi Noor Parvin atau Ibunda dari Fattah. Fattah menggaruk tengkuknya malu, lalu tersenyum malu ke arah Kaina. "Please don't open that card, Bunda. Kan kita udah sepakat kalau nggak ada yang buka rahasia tentang cerita aku ke Bunda. Bunda udah melanggar, berarti nanti aku minta sesuatu ya ke Bunda?" “Anything for you my Son. Cmon lets join, Bunda sudah masak banyak makanan untuk anak perempuan kesayangan Fattah.” ajak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN