Adisa 57

968 Kata

"Mereka udah tau, jadi lo nggak usah susah payah buat sembunyiin gue sama istri gue lagi Zak," "Terus lo nyerah gitu aja? Please lah, mereka nggak akan ngenalin kalian kalo stylenya kalian ganti," "Apa sampai sini aja kita menyembunyikan identitas asli kita?" Kedua lelaki itu langsung menatap mata satu-satunya perempuan yang ada disana. "Bisa aja sebenernya, tapi apa kamu nggak mikirin masalah kita buat anak-anak kedepannya?" "Masalah apa? Kita bukan penjahat, kita juga buronan, bahkan kita nggak jual obat-obatan terlarang, Tam," "Bukan itu sayang, musuh kita bukan mereka, tapi sesama pengusaha yang dari awal berusaha menghancurkan usaha kita," "Jujur aja ya, Vania masih memata-matai usaha yang lo rintih dari jauh. Dan Vania juga udah denger kabar, kalo lo bangun beberapa cabang d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN