Pagi itu Edgar menarik nafas panjang. dia bergegas menuju kesebuah ruangan setelah mendapatkan sebuah pesan diponselnya. " Datang ke tempatku, aku sudah menemukan CEO PT. UNISAVE.- AVAN." Pemuda itu benar benar cerdas Hanya dalam waktu semalam dia bisa memecahkan misteri yang bahkan tidak bisa diketahui siapapun selama 20 tahun. - Batinnya. Tok tok tok " Klek" pintu dibuka. Tampak Avan sudah menunggunya diatas kursi roda, Lalu melambaikan tangannya agar Edgar mengikuti. Pemuda itu tampak rapi dengan rambut gondrongnya yang diikat. Dia memutar kursi rodanya kearah komputer. Edgar memicingkan matanya melihat tulisan yang sudah terketik rapi disana. Pandangannya teralih pada Avan yang mengangguk. Edgarpun mulai membacanya " Aku mendata semua penerbangan kelas bisnis menuju negeri tem

