" Aarrkkhh." Avan masih berkunang kunang memegang kepalanya yang terasa sangat menyakitkan. Pemuda itu mencoba duduk dari ranjangnya. Entah kenapa seluruh tubuhnya terasa sangat lemah. Seluruh tulangnya seolah remuk. Dia mendapati tubuhnya tergeletak hanya mengenakan selimut yang menutupinya sampai kepinggang. " Ah shitt, apa yang jalang itu lakukan padaku." Keluhnya mencoba berdiri. Namun.. " Brug !!". " Aaaarrrkkhhh." Avan menjerit terpekik saat kakinya tak lagi mampu melangkah. Dia terjatuh. " Adeliaaaaaaaaa!!". Teriaknya pucat saat menyadari kakinya berlumuran dengan darah dan itu sangat menyakitkan. Punggungnya terasa mati rasa. Seolah ada luka menganga disana, perasaan membakar yang sangat menyiksa dan serasa membakar setiap sendi didalam tubuhnya. Avan melihat sekelilingnya. D

