25. PERNIKAHAN IBU

1446 Kata
"Aapakah ibu Ridho jika aja Kinan nanti menikah lagi Bu?" tanya sang Putri kepada sang Ibu sang Ibu. Ibu Suriyem mengangguk dan menitikkan air mata haru. melihat anggukan dari solium dan dukungan dari sang Abang tertua Kinanti pun menatap calon yang sedang berada di depannya saat itu Tengah tersenyum kepadanya. "Bismillahirrohmanirrohim Dengan menyebut nama Allah semoga Allah meridhoi apa yang akan aku pilih dan merestuiku dan anak-anak juga pernikahanku nanti. aku menerima lamaran dari pak Riga, Semoga nanti bisa menjadi suami dan ayah sambung yang baik untukku dan anak-anak Amin," ucap Kinanti yang diikuti Hamdalah oleh tamu dan juga pak Riga. semua orang yang berada di ruangan itu termasuk juga Putri dan adik-adiknya bernapas lega setelah Kinanti mengatakan menerima lamaran dari Riga tersebut Namun Kinanti semesta tidak ingin pernikahan yang dilangsungkan secepat itu karena dirinya sejujurnya juga ingin tahu seperti apa sebenarnya Riga itu. meskipun sudah lama bertetangga tetapi Kinanti tidak ingin terburu-buru menikah dirinya memberikan jeda 1 bulan untuk memikirkan kembali apakah benar-benar akan menikah nya tidak mengingat dirinya bukanlah seorang gadis melainkan janda dengan 3 anak. "pernikahan itu memang sebaiknya dilangsungkan sesegera mungkin mengingat niat baik yang sudah ada di hati masing-masing Namun untuk Kinanti sendiri Kinanti berharap Pak Rega bisa menunggu dalam waktu 1 bulan ini. selama menunggu 1 bulan itu berpikirlah kembali Pak. saya bukanlah seorang gadis lagi tetapi seorang janda dengan tiga orang anak. bisa jadi anak-anak saya bukanlah seperti anak-anak bapak yang bisa dengan mudah dididik. mungkin anak saya adalah anak yang keras dan juga bebal jika dinasehati oleh Bapak. Jika Bapak bersedia menerima semua itu sungguh saya sangat berterima kasih sekali,"ujar Kinan berbicara mendengarnya Ruga sangat terkejut karena Kinanti masih meminta waktu lagi. "Haruskah menunggu lagi selama 1 bulan itu Kinanti? Bisakah dipercepat saja atau dua minggu lagi?" tanya Riga meminta dipercepat. "Wah Wah sepertinya Pak Riga sudah tidak sabar lagi yang mau belah duren haha, "ujar salah satu tamu nyeletuk dan juga membuat candaan membuat rumah menjadi ramai oleh gelak tawa. "saya pikir setelah penerimaan lamaran hari ini juga masih akan dipersiapkan juga kan untuk serah serahan. serah-serahan Saya minta untuk 2 minggu kedepan bisa kan Pak? meskipun saya adalah seorang janda tapi saya ingin dilamar dengan baik-baik dengan rentetan belanjaan seperti seorang gadis dilamar. Saya tahu tidak seharusnya saya yang janda ini meminta dilamar sebagai seorang gadis tetapi saya adalah wanita itu gaya diminta oleh pria untuk dinikahi bukan? Saya harap kalian tidak keberatan bahwa melamar Saya juga seperti melamar gadis dengan banyak yang rentetan belanjaan seperti gadis. bisa kan? "yUjar Kinam yang memberikan syarat yang lain. "tidak apa-apa Jika Itu adalah sebuah syarat saya pun mengerti adat-istiadat di sini Saya mengerti Kalau kamu juga adalah gadis asli daerah ini saya mengerti apa yang harus dibawa ketika melamar seorang wanita. kamu jangan khawatirkan seseorang itu," ujar Riga menjawab. "itu artinya banyak hal yang harus dibeli dan dipersiapkan bukan saya rasa dua minggu waktu yang pas untuk warga dan keluarga mempersiapkannya bukan? untuk 2 minggu kedepan itu artinya acara akad nikah dan juga resepsi pernikahan Saya rasa semua hal itu juga harus dipersiapkan dengan semaksimal mungkin. saya ingin ada foto kenangan seperti layaknya seorang gadis kepada seorang pria. Saya rasa Parigi sama sekali tidak keberatan dengan biaya prewedding meskipun kita adalah duda dan janda Saya rasa saya ingin menikmati kembali rasanya menjadi seorang gadis yang dilamar pria yang dicintainya. Apakah itu tidak berlebihan menurut anda karya?" ujar Kinanti kembali. "Tentu saja tidak apa-apa Kinanti. dompet Riga juga kan tebal," ujar salah satu kerabat Riga nyeletuk kembali. Teganya tersenyum kemudian menjawab, "sama sekali tidak apa-apa toh saya juga ingin ada foto sebagai kenang-kenangan biar foto itu bisa kita lihat bersama bahwa kita sudah sama-sama ikrar janji dan telah melewati masa-masa sulit sendirian kemudian akhirnya bersatu," Riga seolah mengenang. setelah bincang-bincang tentang apa yang harus dibawa sebagai mas kawin dan juga serah-serahan keluarga Ria pun kami Permisi dengan membawa catatan apa saja yang diminta oleh Kinanti tanda S sejujurnya apa yang diminta Kinanti adalah permintaan seorang gadis yang dilamar oleh seorang pujangga. tetapi harga sama sekali tidak keberatan mengingat dirinya pun memang sudah sangat menginginkan Kinanti sebagai istrinya. semua kerabatnya yang ikut serta datang ke rumah Ki nanti malam ini pun sama sekali tidak merata mendengar apa yang diinginkan Kinanti menurut mereka semua itu adalah wajar jika wanita seperti Kinanti menginginkannya lagipula dia adalah laki-laki mapan yang dengan mudah bisa memberikan apa saja yang diinginkan oleh Kinanti sebagai syarat untuk pernikahan mereka. waktu 1 bulan berjalan dengan cepatnya tidak terasa 2 minggu pun berlalu Hari ini adalah hari arahan atau lamaran dari Kinanti dan Riga semua orang datang dari penjuru desa dari mulai yang kaya hingga yang miskin. mereka semua ikut menyaksikan lamaran dari Kinanti. setelah proses lamaran semua orang pun menunggu untuk acara akad nikah dan juga resepsi yang katanya akan dibuat sangat mewah tersebut. banyak orang yang mendesak hukum atas desain dekorasi yang kemudian diperlihatkan secara indah di rumah Kinanti yang hanya kecil itu tetapi semua orang bertepuk tangan untuk seorang raja yang mampu memenuhi apa yang diinginkan Kinanti. Kinanti pun lalu disulap sebagai seorang Ratu ketika hari akad nikahnya. "itu cantik sekali seperti seorang bidadari. Ibu kayak ratu dan juga Fariza kayak raja," Puji Beni ketika melihat penampilan ibunya yang sudah selesai dirias pengantin tersebut. Kinanti hanya tersenyum kemudian memeluk ketiga anaknya sudah di dandani sangat cantik dan ganteng itu. tidak lama kemudian akad nikah berlangsung dramatis tanda bukti banyak air mata yang terjadi saat akad nikah terutama dari Kinanti putri dan juga suryantini. ketiga ini pun saling menangis hingga akhirnya kini Kinanti memperoleh bahagianya kembali. Sepucuk doa terucap dengan ikhlas dari putri dan juga ibunya semoga kau bahagia dengan pilihanmu hari ini. semoga saja Kinanti benar-benar bisa menjadi seorang ratu di rumahnya setelah hari ini. tidak lagi diperlakukan secara kasar oleh suaminya itu adalah yang paling diharapkan oleh suriyam sebagai seorang ibu kepada anak gadisnya. Kinanti pernah mengalami mengalami kegagalan rumah tangga Tetapi suruyem yang berharap Riga mampu menutupi Rasa trauma yang pernah hinggap di hati Kinanti dan membuatnya bahagia selamanya. semua tamu diundang dari ujung desa sampai keluarga terjauh pun semuanya diundang. pesta pernikahan Kinanti kali ini benar-benar libur semenjak mungkin seperti seorang gadis yang baru saja dilamar oleh seorang pria kaya raya. saat menikah dengan Dimas mereka hanya akan merayakan dengan ukuran kecil kecil namun kali ini ibunya Kinanti benar-benar menginginkan pesta perayaan yang sangat meriah di rumahnya tante. pun Riga sama sekali tidak menolak permintaan Ibu mertuanya itu mengingat dirinya pun sudah menyiapkan segepok uang untuk acara pernikahannya tersebut. "itu sama sekali nggak masalah buat loh resepsi sama gak mungkin Riza akan membiayai semuanya itu. ini adalah pernikahan mewah dan megah Buatlah Kinanti seperti seorang ratu di hari pernikahan kami nanti," ucap Riga menyetujui apapun permintaan dari ibu mertuanya itu. Yuni Kinanti tidak ingin terlalu berlebihan seperti ini Tambun ada hati yang terluka menyaksikan pernikahan keduanya kali ini. mengingat ini bukanlah pernikahan yang bernama untuk keduanya karena mungkin saja ada dari pihak almarhum keluarga istri reggae mungkin tersinggung atas pernikahannya kali ini. Kinan juga takut menyinggung perasaan dari anak dari mantan istri ga takut jika mereka tersinggung atas pernikahannya terlalu mewah seperti ini Padahal dirinya hanya janda dari 3 orang anak muka menjadi seorang gadis yang baru akan menikah namun ia menepis hal tersebut dengan mengatakan semua orang anggota keluarganya setuju setuju saja dengan pernikahan yang megah itu. "Mas nggak perlu diikuti dan di turuti apa kemauan Ibu. Ibu memang Mungkin kemarin enggak terlalu bisa mewujudkan kemauannya untuk pernikahan yang mewah tetapi kali ini mas bisa mewujudkan itu,"kata Kinan pada Ruga seminggu sebelum acara. "Ya nggak papa lah Dek biar kita turutin saja apa kemauan ibu. biar ini jadi pernikahan terakhir kamu dan aku. biar nggak ada lagi pernikahan untuk kamu dan aku semoga saja kegagalan kita berumah tangga tidak akan pernah terjadi lagi semoga ini ada pernikahan kita yang terakhir dan semoga kita bahagia anak-anak kita juga tunggu dewasa dan berbahagia harus pernikahan kita," Jawab Riga menenangkan. "Aku hanya takut ada yang tersinggung dengan acara yang terlalu mewah dan berlebih-lebihan ini Mas. kamu tahu sendiri lah anak-anak kamu kan semuanya sudah dewasa dan tahu jika ini terlalu berlebihan untuk seseorang yang menikahi janda dengan 3 anak seperti aku. aku juga takut jangan-jangan keluarga Mas Dimas juga mengolok-olok aku melihat aku yang menikahi duda tetapi seperti sedang menikah pertama kalinya aku takut seperti itu saja mas," ujar kinanthi menceritakan keresahannya. "Jangan biarkan perkataan orang-orang mengganggumu Das ini adalah pernikahan kita kebahagiaan kita biarkan saja mereka," ujar Riga kembali menenangkan. Kinanti pun kemudian menuruti apa kata Riza dan tidak memikirkan apa kata orang tanda dirinya pun bersenang-senang atas pernikahan mewahnya dengan pria yang semoga saja kali ini tanpa. Kinanti selalu menoleh ke arah tiga buah hatinya yang bersamanya saat ini. ketiga yang nampak ikut berbahagia atas pernikahan Kinanti cantik itu adalah yang paling berbahagia menurut Kinanti Kinanti takut jika pernikahannya ingin menyakiti ketiganya taniti apalagi Putri yang sudah sangat jelas kali masih menginginkan ayahnya yang berada di tengah-tengah mereka. "maafkan Ibu Ya Putri kalau pernikahan ibu ini menyakiti hati kamu. api kamu seperti benar-benar ikhlas jika Ibu berbahagia ya nak? maafkan Ibu Ya Putri. Ibu sama sekali tidak memutuskan tali silaturahmi kamu dengan ayah kamu, tetapi mungkin pernikahan ayah dan ibu sama sekali tidak lagi bisa diteruskan. Ibu sudah memutuskan untuk menikah lagi itu artinya Ayah dan ibumu sudah Kenapa tidak bisa bersama lagi dan titik Ibu sudah memilih kan ayahnya sambung untuk kamu dan juga adik adik kamu. maafkan Ibu ya nak. Beni kamu tidak pernah mengenal sosok seorang ayah seumur hidup kamu Semoga dengan adanya Pak Rega di dalam rumah kita di dalam keluarga kita, kamu bisa mengenal dan tahu seperti apa sosok seorang ayah itu. Semoga Pak Riza bisa menjadi Ayah sambung yang baik untuk Kalian bertiga amin, " Kinanti dalam pesta pernikahannya hari itu
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN