Tak heran kalau menjelang hari kedatangan sang imphy, ruh iblis, demon Evie, atau apalah namanya itu, Cahyo menanti dengan penuh semangat sampai-sampai ia jadi kurang konsentrasi dalam pekerjaan di kantor. Bukan karena ia tidan menikmati kehidupan s**s bersama Clara. Itu masih rutin dilakukan dan Clara masih sangat terlihat penuh pesona. Namun kemistikan yang ditimbulkan demon Evie dalam sepekan saja telah mempengaruhi sistim kepriaannya yang membuat ia lebih menyukai sang demon daripada isterinya. Petang itu, menjelang pukul enam, Cahyo dan Clara berada di tempat dan posisi yang sama. Tidak seperti biasanya mereka telah menyelesaikan quick s*x yang agresif, seolah bagi Clara itu kesempatan terakhir sebelum melepas suaminya ‘disetubuhi’ oleh orang lain yang mirip dirinya tapi bukan dir

