18. Namaku Lisa?

1608 Kata

Martin menghabiskan malamnya dengan tidur di sofa. Dia senantiasa bangun setiap beberapa jam sekali hanya demi memastikan Lily tetap di ranjang. Lily tertidur pulas karena obat yang diberikan dokter. Dia tidak bangun hingga pagi hari. Berkat obat-obatan yang diberikan padanya, rasa sakit kepalanya berkurang. Rekaman berisi kenangan Lisa terputar di kepalanya sepanjang malam. Dia sampai sedikit mual karenanya. Dia bangun dengan pandangan sendu. Perasaan cintanya pada Tristan perlahan goyah seiring dengan kembalinya semua memori itu. Lily turun dari ranjangnya. Ia segera mandi dan berganti pakaian yang lebih kasual. Sebuah dress biru polos yang berbahan sangat lembut. "Pagi, Sayang, sudah mandi?" tanya Martin masuk ke dalam. Dia terlihat sudah segar dalam balutan kemeja hitam. Pakaian it

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN