Sudah dua hari Juan dirawat di rumah sakit. Cowok itu masih setia menutup matanya tanpa peduli dengan orang-orang yang khawatir pada dirinya. Bukannya tidak peduli, ia hanya tak tahu banyak orang yang sangat menunggu kesadarannya. Aldo, Ken dan Riko datang bersilih ganti menjenguk Juan. Tak jarang ketiganya memilih membolos sekolah untuk menjenguk sahabat dingin mereka. Namun, ketiganya selalu berakhir bermonolog sendiri layaknya cowok itu sudah terbangun dari tidur panjangnya dan sedang bersahut sapa dengan mereka. Hal yang sama pun dilakukan Meiva, Kanta, Ginta dan Jeane. Keempatnya selalu menyempatkan diri untuk menemani Juan di ruangan putih nan luas tersebut, terutama Jeane yang kerap berkunjung bahkan seringkali kehadirannya melewati batas waktu menjenguk pasien yang sudah ditetapk

