Pukul dua belas malam, keempat cowok itu masih setia duduk di ruang tamu. Yang berbeda hanyalah posisi duduk mereka yang sudah setengah berbaring di atas sofa. "Eh, ngomong-ngomong gue masih bingung sama lo, Ju. Kok mendadak mau nginep di sini? Tumben?" tanya Riko kini bangun dari posisi berbaringnya. "Iya, gue juga kepo. Gak biasanya si Abang Juan mau pake nginep-nginep. Biasa kan cuma duduk semenit, langsung main cabut," timpal Aldo melirik ke arah Juan yang masih setia berbaring dengan ponsel di tangannya. "Gue bakal pindah ke Belanda Sabtu ini." Ucapan Juan sukses membuat ketiga cowok yang tengah bersamanya duduk tegap dengan mata yang terbuka lebar. Mereka secara kompak menatap tak percaya ke arah Juan. "Huh? Bercanda ya lo, Ju? Kok mendadak?" tanya Aldo beruntun. "Garing ah... c

