45~Jarak

1230 Kata

Keadaan meja makan hening, jujur bagi Afiya keadaan seperti terasa sangat canggung. Apalagi melihat dengan jelas kerenggan antar Ervin dan kedua orang tua nya, lebih tepat nya Ervin yang membuat pembatas antara diri nya juga kedua orang tua nya. Bahkan ibu Ervin sedari tadi menatap anak laki - laki nya tersebut dengan sayang dan mata yang berkaca - kaca karena dapat melihat anak nya kembali. Meskipun begitu begitu Ervin hanya bersikap acuh dan memilih untuk menghabiskan makanan nya. Ibu Ervin mengambil salah satu lauk pauk dan menaruh nya di piring Ervin, untuk sesaat Ervin berhenti menggerakan sendok dan garpu nya di atas piring saat melihat lauk yang di taruh ibu nya. Ibu Ervin menanti - nanti dengan penuh harap agar anak nya mau menerima lauk yang di sodorkan nya pada anak satu - sat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN