Ervin dengan langkah lebar nya berjalan mendekati Afiya yang masih bersama laki - laki tersebut membuat emosi Ervin semakin memuncak. Ervin dengan cepat menarik tangan Afiya menjauh dari laki - laki yang bersama Afiya. Saat Ervin menggenggam pergelangan tangan Afiya, Afiya merasa tangan nya seperti akan patah akibat genggaman tangan Ervin yang terlalu kuat. Afiya berusaha menahan rasa sakit di pergelengan tangan nya. "Lo berdua urus dia" Ervin dengan segera berjalan menarik Afiya meninggal kan laki - laki tersebut bersama Bayu dan Dirga. Ervin berjalan dengan cepat tanpa memedulikan Afiya yang kesusahan mengimbangi langkah nya. Semakin cepat Ervin berjalan semakin sakit juga pergelangan tangan Afiya. Afiya semakin sulit mengimbangi jalan Ervin hingga diri nya tiba di parkiran sekolah

