102. Villa

1010 Kata

Baru beberapa langkah meninggalkan Penthouse mewahnya, telepon Amm kembali berdering. Kali ini dari Naura. "Halo, ada keperluan apa menelepon pagi-pagi begini?" "Mendadak sekali. Apa tidak bisa pertemuannya ditunda siang atau agak sorean nanti? Aku ada urusan di luar villa. Aku harus pergi ke Indaluna untuk membalas perbuatan Ambar." "Sebentar, Nona, semoga berkenan menggeser jam pertemuannya sampai nanti sore." Naura tidak menutup teleponnya, sengaja agar Amm mendengar langsung percakapannya dengan Juta. "Anda bisa dengar sendiri, kan? Beliau minta Anda segera datang ke sini. Saya bisa jemput kalau Anda tidak punya kendaraan." "Tidak perlu dijemput, aku bisa berangkat sendiri. Toh villanya hanya berjarak seratus meter dari villa milikku." ... Amm mendengus kesal begitu mendengar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN