100. Hans Marah

1048 Kata

Clek! Pintu kamar terbuka, Ambar baru saja masuk ke dalam kamar terkejut melihat Hans yang tengah menyilangkan tangannya di depan d**a, sambil menatap tajam ke arahnya. “Kenapa? Kenapa wajahmu begitu serius.” “Jangan lakukan yang aneh-aneh. Sebaiknya kau berhenti untuk melukai orang lain,” ucap Hans dengan tegas. Ambar yang tidak paham dengan apa yang dikatakan oleh Hans mengerutkan keningnya. “Apa maksudmu? Aku tidak paham dengan apa yang kau bicarakan.” “Berhentilah berpura-pura tidak mengerti apa yang aku katakan, Ambar. Aku yakin kau paham dengan sangat apa yang aku katakan padamu,” ucap Hans membentak Ambar. Ambar begitu terkejut karena Hans membentaknya. Untuk pertama kali, Ambar mendapatkan bentakan oleh Hans seperti itu. Sorot mata Hans pun berubah menjadi dingin, lebih ding

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN