Suasana ruang tamu, penthouse milik Amm seketika berubah dingin padahal mereka baru saja sampai. Raut wajah Amm terlihat begitu dingin, berbeda dari biasanya. Walaupun, Amm selalu bersikap dingin tetapi tidak dengan malam ini. Auranya cukup berbeda. Baik Naura ataupun Kavin tidak ada yang berani membuka suara. “Sejak kapan kau melakukannya?” tanya Amm sambil menatap dingin Naura yang tengah berdiri di hadapannya. “Apa kau hanya akan diam seperti itu dan tidak menjawab pertanyaanku, Naura?” Suara Amm meninggi memenuhi seluruh isi ruangan, bahkan pria yang baru saja datang dan ingin mengetuk pintu penthouse mengurungkan niat untuk melakukannya saat mendengar suara yang menggema dari dalam. Tidak ada jawaban dari Naura membuat Amm menatap Kavin yang tengah berdiri di samping Naura. “Apa ka

