Amm tengah berada di penthouse miliknya sedang menikmati beberapa pelayanan pijatan yang sebelumnya telah dijadwalkan oleh Naura untuknya. Bersantai sesaat serta melakukan relaksasi sepertinya membuat pikirannya menjadi tenang. Walaupun kini dia berhadapan dengan Ambar, sang mantan sahabat yang begitu licik, kali ini dia tidak akan membiarkan wanita itu berbuat seenaknya lagi. Dia tidak akan membiarkan Ambar berlaku sesuka hati lagi. Kali ini tidak. Lima tahun, waktu yang cukup untuk wanita itu bersenang-senang. Aaron sampai di Inter Akeo pukul delapan lebih lima menit. Naura sudah berdiri di sana dengan tangan melingkar di d**a. Naura menatap tajam ke arah Aaron, mengekspresikan emosinya sekarang. Pria di hadapannya memandang enteng tugas yang dibebankan padanya. “Dari mana saja? Buka

