"kamu anart ya?.. jadwal aku hari ini apa??" tanya nya dan aku pun menjelaskan semua jadwalnya lalu aku diam menunggu perintahnya lagi
"ok kamu bisa pergi dan siapkan semua berkasnya kita akan keluar meeting !!" ucap Aksa .lalu aku disuruh keluar dan aku langsung saja keluar karena masih takut dengan wajah marah pak Aksa sampai dimeja ku aku masih gemetaran "hu galak amat pak Aksa bisa jatungan kalau gini!" bahtinku sambil mengelus d**a .
Malvin mendatanginku di meja"kamu kenapa ana?" tanya Malvin saat tiba di meja ku..
"ha pak malvin ,itu pak Aksa galak banget marahnya!!" ucap ku menunjuk ke ruang pak Aksa.
"ha yang sabar ya ini baru seminggu belum setahun apa kabar nya aku yang da bertahun-tahun !!" ucap Malvin.
"Malvin...........!" teriak pak Aksa depan pintu saat aku dan Malvin masih ngobrol tiba-tiba pak Aksa muncul di depan pintu dan berteriak.
"ah telinga ku sakit teriak terus si bos"Bahtin ku menutup telinga ,Aksa yang melihat itu hanya menatap sinis beda dengan Malvin tersenyum dan segera masuk ke ruangan Aksa.
"kamu kenapa pak Aksa!" ucap Malvin dengan suara di tekan kata pak.ya kalau di kantor mereka atasan dan bawahan beda jika di luar ..
"bantu aku Malvin aku bisa gila kalau begini terus !!" ucap Aksa sambil mengacak rambutnya.
"kamu kenapa??" tanya Malvin menatap Aksa aneh
"itu mama mau jodohin aku lagi Vin aku kan da bilang ngk mau ya ngk mau kenapa sih!!" ucap Aksa kesal .
"wkakakaka akakakak!"Malvin tertawa dia tau jika mama Aksa berusaha menjodohkannya dari kelas atas sampai menengah namun ngk ada satu pun yang cocok di hati Aksa hingga sekarang kecuali mantanya yang pergi meninggalkannya demi pria lain.
"Malvin......!!" teriak Aksa melempar berkas ditangannya ke arah Malvin seketika itu juga Malvin diam lalu mendekati sahabat juga saudaranya .
"Aksa kamu harus membuka hati mu jangan tertahan di masa lalu ngk baik coba deh sekali-kali buka hati mu untuk wanita lain siapa pun itu apa lagi om dan Tante ngk menentukan supaya kamu mendapatkan wanita yang sama kelasnya ,kan sudah dibilang om dan Tante siapa pun yang kamu suka mereka akan setuju!!" ucap Malvin panjang lebar.
ya keluarga Aksa orang yang sangat Darmawan ngk pernah memandang status apa pun mereka bergaul kepada siapa pun selagi orang itu baik namun jika orang itu ada niat jelek maka ngk akan sampai sehari orang itu akan menerima balasannya yaitulah keluarga Arion dikenal sebagai keluarga kejam jika ada yang menyakiti mereka .
"masalahnya Malvin belum ada yang bisa membuka hatiku aku belum menemukan yang cocok Vin!!" ucap Aksa .
"aku yakin kamu pasti bisa dapat ,coba deh dengarkan aku buka hatimu ya aku selalu mendukung mu contohnya tu dia jangan galak-galak biar ngk lari!!" tunjuk Malvin ke arah meja anart yang sibuk dengan tumpukkan berkas.
"emang kenapa dia??" tanya Aksa bingung karena sahabatnya juga asistennya ini tiba-tiba menunjuk anart.
"dia itu cantik walau agak tomboi tapi dia juga baik aku sudah beberapa kali mengantarnya pulang dan ngobrol anaknya asyik rumahnya juga lumayan kayaknya sih ya keluarga itu lumayan ngk kaya amat tapi ngk miskin juga sedanglah!!" ucap Malvin mempromosikan anart agar Aksa bisa melihat jika dikantor mereka ada wanita baik ngk harus jauh-jauh mencari hujung-hujungnya seperti mantan Aksa dulu.
"tu bukan tipe ku !!" ucap Aksa sinis melirik ke anart.
"Hem hati-hati Lo as ntr kamu bucin Ama dia!!" ucap Malvin terkekeh melihat sahabatnya yang memang belum membuka hati hingga wanita baik depannya ngk bisa dilihat .
"ah ngk mungkin aku suka sama dia tomboi gitu!!" ucap Aksa .
"ya kita lihat aja nanti ah aku mau keluar ajak anart makan siang da.....da.....da!!" ucap Malvin berlalu keluar dari ruangan.
"hu orang ini di minta pendapat gimana cara menolak mama malah pergi pacaran hu!!" ucap Aksa lalu melihat ke arah Malvin dan anart di meja luar entah apa yang mereka bicarakan ngk lama anart mengambil tasnya dan mengikuti Malvin makan siang.
"palingan wanita kayak gitu matre"pikir Aksa lalu menghubungin restoran kesukaannya memesan makan siang ya hari ini dia pingin makan dikantor malas keluar gara-gara mamanya yang mencoba mendekatinya dengan wanita lain.
sejam kemudian makan siang Aksa sampai seorang OB mengantarkan pesanan bosnya.
tok..tok
"silahkan masuk!!" ucap Aksa dari dalam .
"siang pak ini pesanan bapa dan saya sudah siapkan piring dan sendok silahkan pak!!" ucap OB dan berlalu pamit keluar setelah OB itu keluar baru Aksa beranjak ke sofa .
"ha hari ini makan sendiri Malvin malah pacaran menjengkelkan !!"guman Aksa sambil mulai melahap makan siangnya.