Aryan baru saja pulang saat Zara tiba-tiba menghadangnya di pintu masuk. Dengan menggebu Zara segera bicara dengan nada kesalnya. "Mas, masa Sera ambil Hanna gak bilang aku." Aryan menghela nafasnya. "Sera udah bilang kemarin kalau hari ini mau ke sekolah Hanna." "Tapi, kenapa gak bilang aku dulu?" Aryan mengerutkan keningnya dengan melewati Zara. "Aku lupa." "Tapi, Sera kan bisa bilang dulu sama aku. Masa main ambil Hanna gitu aja." Zara mengikuti Aryan pergi ke lantai dua. "Gak sopan banget deh." Aryan menghentikan langkahnya, lalu menoleh pada Zara. "Udah aku bilang Sera udah bilang ke aku. Aku cuma lupa bilang ke kamu. Lagian Sera itu ibunya Hanna wajar dong kalau dia juga mau ketemu." "Tapi, Mas—" Zara hendak kembali bicara namun Aryan malah dengan acuh memasuki kamarnya. Zara

