Di hari minggu sore, Jouis mengajak Marvella untuk pergi mengunjungi toko bunga, Jouis berniat mencari bibit bunga musim panas untuk ia tanam. Mumpung putri mereka sedang pergi berlibur dengan adik iparnya. Mereka berjalan berdampingan, bergandengan tangan seperti sepasang kekasih yang baru jadian. Sesekali, mereka tertawa bersama, membicarakan hal yang sebenarnya tak penting-penting amat. Tapi karena lawan bicara orang yang dicintai, segala hal yang mereka lakukan bersama selalu terasa menyenangkan. Tak lama, mereka tiba ke toko bunga di tengah kota. Toko yang amat besar, memiliki berbagai jenis bunga yang bahkan tidak dapat mereka dapatkan di toko lain. Mereka menyediakan semuanya, dari buket bunga, pot, bibit hingga pupuknya. “Selamat datang, apa yang bisa saya bantu?” “Bibit apa y
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


