Dingin tiba - tiba menyapa Salsa, ia menarik tinggi selimut yang turun. Kantuknya tiba - tiba menghilang entah kemana namun matanya masih terasa berat, Salsa melihat Fajar yang masih tertidur dengan nyanyak. Tangan Salsa mengambil ponselnya yang masih terhubung dengan pengisi daya, ia melihat layar ponselnya yang menunjukan hampir jam 5 pagi. Salsa bergerak dengan sedikit berhati - hati, takut jika membangunkan Fajar. Ia sadar jika Fajar pasti masih lelah karena harus membawa mobil, kemudian Salsa berjalan ke kamar mandi dan membasuh wajahnya mengusir sisa kantuk yang tersisa. "Biasanya orang kalau tinggal di rumah mertua ngapain sih," gumam Salsa sambil menatap cermin. Tidak banyak persiapan pernikahan yang Salsa tahu, apalagi karena mendadak mana sempat Salsa belajar. Perlahan, Salsa

