BAB 72

1408 Kata

Fajar terdiam, ia tidak tahu harus merespon apa sampai - sampai ia segera mematikan panggilan telepon dari Salsa. Untuk pertama kalinya Fajar diminta permintaan tolong seperti itu, ia terdiam selama beberapa saat. Fajar menghembuskan napasnya dalam lalu membuka pintu, untungnya di rest area ini ada kafetaria dan mini market. Setelah mendorong pintu mini market Fajar melirik ke sekitar, sayangnya suasana di dalam sedang ramai - ramainya. Melihat itu Fajar tidak langsung berjalan ke tujuannya, ia berkeliling terlebih dahulu seolah - olah memilah barang. Saat suasana di dalam mini market perlahan menjadi sepi, Fajar memutar arahnya dan langsung berjalan mendatangi rak yang terpajang segala merek pembalut, ia bingung sebenarnya harus memilih yang mana. Mata Fajar bergantian melihat bungkus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN