Salsa tertawa dengan suara yang besar, "bapak jangan bercanda seperti ini," ucap Salsa sambil memegang perutnya yang terass sakit, ia menatap wajah Fajar yang masih terlihat dingin dan serius. Perlahan tawa di mulut Salsa menghilang, "bapak serius?" ucap Salsa setengah tidak percaya. Fajar mengangguk, "saya sangat serius dengan ucapan saya, apakah kamu mau menjalani pernikahan ini hingga akhir dengan saya?" tanya Fajar meminta jawaban dari Salsa. Wajah Salsa berubah, tawa dari mulutnya sudah menghilang saat ini ia memasang wajah serius. Sama seriusnya dengan ekspresi wajah Fajar saat ini, sampai - sampai ia juga membenarkan posisi duduknya. Salsa menghembuskan napasnya perlahan, "karena kita sudah menikah dan sah di mata hukum dan agama, saya rasa tidak ada jawaban lain selain menyetuj

