Bab 31: Hal yang Tidak Disangka Andai waktu bisa diputar kembali, mungkin gue enggak akan pernah membuat janji yang berkemungkinan besar enggak bisa gue tepati. Gue mungkin akan memilih untuk tetap menjadi seseorang yang bebas, enggak terikat pada apapun --- termasuk perasaan. Namun, semua itu terlihat sudah terlambat. Mungkin, sangat terlambat. Janji yang enggak bisa gue tepati itu telah terucap. Sementara hati yang tadinya gue bebaskan sampai sebebas – bebasnya … sekarang malah mulai tertaut pada seseorang. Terikat dengan sendirinya, tanpa gue minta. Apa takdir memang suka bercanda? * * * * * Gue melihat Beruang Kutub itu benaran terlelap di sebelah Reza. Entah apa yang ada di pikirannya sampai - sampai ia sanggup berucap sarkas seperti itu. Ya, lagian memang salah kalau seanda

