Jujur saja Amira tidak suka menonton film horor, dia lebih suka yang drama romantis gitu, ya harap dimaklumi jomblo akut dan juga bisa menjadi inspirasinya untuk membikin novel genre romantis. Baru dimulai saja Amira hanya menunduk, kepalanya menoleh melihat Arbian yang fokus menonton, terlihat sekali Arbian tidak takut sama sekali. Bagi Arbian kenyataan hidup lebih menakutkan dibanding nonton film horor, Arbian hanya berpikir secara realita hidup saja. Beberapa kali Amira menoleh dan membikin Arbian menoleh pada Amira. "Kenapa?" Tanya Arbian dengan suara pelan. "Aa tidak takut?" Amira berbisik di dekat telinga Arbian dan membikin Arbian agak gimana gitu, apalagi yang di bawah. "Neng takut?" Amira tidak menjawab hanya terus melihat kakaknya dari samping. "Kenapa?" Tanya Arbian

