Nicholas menghubungiku melalui ponsel Jessy karena ternyata ponselku rusak terinjak kakiku sendiri saat melarikan diri dari mobil. Dia bertanya bagaimana keadaanku dan kami juga membahas skandal kami berdua. “Kurasa aku tidak mendapatkan imbas yang terlalu berarti,” ujarnya. “Manajerku saja yang kelimpungan menjawab telepon dari sponsor. Tapi sepertinya mereka hanya mengkonfirmasinya saja dan menyuruh kami berhati-hati. Skandal seperti itu bukan sesuatu yang merugikan.” Memang benar, Nicholas tidak dirugikan pada kondisi seperti ini, tapi imej-ku yang babak belur. Disebut pe*lacur jalang bukan sesuatu yang menyenangkan. Meski skandal ini kurasa sesuatu yang di blow up tanpa alasan yang jelas. Aku tidak tahu apa tujuan skandal ini dibuat. Menghancurkan imej-ku sih memang, tapi buat apa?

