Alex mengebut. Kami melintasi jalanan menuruni pegunungan. Di sebelah kiri kami adalah jurang dan sebelah kanan kami adalah hutan yang rimbun dengan pepohonan. Andy tampak ingin pingsan di jok belakang bersama Jessy. Mereka terus menerus menoleh ke arah belakang seolah takut dikejar oleh suruhan Jake Mirlan. “Kita di mana?” tanyaku. “Ke mana Jake Mirlan membawa kita?” “Pegunungan Catskill,” balas Alex. “Catskill? Kita di New York? Ada pegunungan seperti ini di New York?” sahut Jessy. “Aku kira dia menculikku ke antah berantah.” Jessy benar. Setelah melewati semua hal berat dan kacau tadi, aku merasa sedang berada di ribuan mill jauhnya dari New York. Kukira aku sedang berada di hutan Albania atau hutan pegunungan Fuji, Jepang. Maklum, tidak semua orang mengalami hal seperti ini. Sehin

