SKA 51

3101 Kata

Mentari kini menyerbakkan sinarnya kepenjuru dunia, termasuk kamar gadis tersebut yang masih tidur dengan nyenyak di bawah selimut yang nyaman tersebut hingga gedoran pintu membuatnya terusik lalu berkata, "Iya iya." Dengan suara khas bangun tidurnya, gadis tersebut lantas langsung beranjak turun dari kasur dan melangkahkan kakinya ke arah kaamr mandi setelah ia melihat jam di dindingnya dengan mata yang sepat. "Kak! Lu sudah bangun belum si, sekolah lu! Cepetan!" seru Agung setelah mengetuk berulang kali pintu kamar sang kakak namum tidak ada sahutan ia memutuskan untuk menjauh dari pintu kamar sang Kakak, sedangkan Alifa kini baru selesai dengan aktifitas mandinya ia langsung bergegas mengenakan seragam. 10 menit berselang, Alifa telah selesai rapih-rapihnya. Ia kini bercermin tepat di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN