SKA 38

3135 Kata

Alifa, Hani sudah berada di meja kantin dengan makanan dan minuman yang telah mereka pesan, sambil sesekali berbincang ria mereka menikmati pesanan dengan nikmatnya. "Lif, itu bekal buat siapa?" tanya Hani dengan sorot mata mengarah ke bekal yang dibawa-bawa oleh sahabatnya tersebut. "Eron," jawab Alifa dengan santainya, Hani yang sedanf melahap makanannya sontak tersedak mendengar jawaban dari sahabatnya. "Uhuk.. uhukk.." Alifa mengernyitkan dahinya lalu berkata, "Makanya pelan-pelan, lagi siapa yang mau minta si." Dengan nada terkekehnya sambil menggelengkan kepalanya pelan. "Ntar dulu, ntar dulu, gue enggak salah dengarkan?" tanya Hani dengan sorot mata yang terkejut, ia menatap lurus dengan penasaran. "Lu budekk enggak?" tanya Alifa yang membuat Hani kini menggelengkan kepalanya pel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN