Mobil telah dipersiapkan untuk keduanya menghadiri acara pesta, lebih tepatnya pesta pernikahan. Awalnya Exel enggan untuk datang, apalagi menghadiri pesta pernikahan ayahnya dengan seorang perempuan uang umurnya lebih cocok untuk dijadikan kakak daripada sebagai ibu. Mau tak mau Exel harus datang karena permintaan omanya. Sharen telah berpenampilan cantik memakai dress peach selutut dengan rambut ia gerai menyamping. Make up tipis dengan polesan bedak tipis menambah keistimewaan ia malam ini. Semntara itu, Exel telah siap dengan setelan jas hitamnya. Rambut sengaja ia tata lebih rapi ke atas dengan menampilkan sisi maskulin dari dirinya. "Exel!" ucap Sharen menoleh sekilas pada Exel yang sedang menyetir sekarang. "Hmmmt." tampaknya Exel sedang tak ingin diganggu saat ia sedang

