Malam yang begitu dingin, Exel duduk di tepian kolam renang dengan perasaan aneh dalam dirinya, bayangan masa lalunya kembali muncul, sesuatu yang begitu menyakitkan dan ingin dilupakannya. Sharen berjalan mendekatinya. Memperhatikan dengan pandangan khawatir, tidak seperti biasanya Exel bersikap dingin tanpa alasan. Ia selalu menutup dirinya tentang apa yang dirasakannya saat ini. "Exel!" panggilnya Exel tak menjawab tatapannya masih kosong. Sharen lebih mendekat, ia tahu mungkin Exel menyimpan sesuatu yang tak diketahuinya. Sharen menceburkan sebagian kakinya di kolam, sama halnya yan dilakukan Exel saat ini. Exel langsung tersadar saat Sharen di sebelahnya. "Kamu belum tidur?" tanyanya. Sharen menggelengkan kepalanya. "Aku kepikiran waktu pertandingan sama Gio tadi, sikap kam

