Seperti rencananya, Sean mengajak Sally ke suatu tempat untuk memberi kejutan pada calon istrinya. Awalnya sempat ragu saat melihat perangai aneh Sally setelah pulang meeting, memikirkan haruskan melanjutkan atau menunda rencananya dulu sampai mood Sally membaik. Namun Sean memutuskan untuk tetap menjalankan kejutannya karena semua sudah diatur rapi olehnya untuk sore ini. Bagus atau tidak mood Sally tetap saja gadis itu akan melihat apa yang ia kerjakan sembunyi-sembunyi siang ini. Jadi Sean memutuskan untuk meneruskan rencana manisnya sore ini berharap Sally akan menyukainya dan memperbaiki moodnya. Setelah mood Sally membaik barulah ia akan tanyakan mengapa Sally balik ke kantor dengan wajah setegang tadi. Sean tersenyum meskipun dirinya penasaran apa yang sedang dilamuni Sally, pikirn

