Keluar dari kamar mandi pikiranku teralihkan saat menatap ruang pribadi milik Sean. Kamar yang terbilang sederhana dengan dekorasi wallpaper putih gading dan coklat kayu. Mataku tertuju pada sebuah lemari kaca, di paling atas terlihat deretan foto Sean memegang piala kejuaraan olahraga lalu di barisan bawah dan seterusnya terdapat beberapa penghargaan juga piala persis seperti di foto itu.. "Aku tetap ganteng kan dari dulu sampai sekarang?" Bahuku sampai lompat terkejut sekaligus malu sudah ketahuan melihat-lihat barang di dalam kamarnya. “Sini, duduk ayo kita bicara sebelum makan.” Ucap Sean sambil menepuk kasur tempatnya duduk sekarang. Kenapa harus di atas kasur? Gumamku membatin tidak berani protes. Dan bodohnya aku pun menurut duduk memberi sedikit jarak diantara kami dan membu

