-Di Ruang Tahta- Kau sudah tahu ? Kata putri kepada sang ayah yang membelakangi. Ia membalikkan tubuh, dan menghadap putri lalu mendekatinya. Iya tahu, ramalan itu sudah tahu, kau harus membujuknya supaya melawan para manusia gila itu. Ucap raja pandangan matanya melotot bicara, mata putri Sonor masih memperhatikan sang ayah. Ini kesempatan kita untuk pergi dan membangun koloni bangsa baru. kata ayah Sonor sangat yakin, ucapannya mengarah ke suatu misi untuk Putri sonor kalau ia harus mengikuti perintah sang ayah, sambil berjalan ia kembali berkata. Kau rebut Batu rest itu darinya, itu adalah jalan kita untuk kelanjutan kehidupan ini, mengenai takdir itu kita akan merubahnya, kau paham anakku. ? Putri Sonor hanya terdiam, bibirnya hanya terdiam tertutup rapat melihat sang ayan

