Setelah semua selesai dengan semua memakan makanan, aku dan para makhluk lainnya segera pergi dari tempat ruang penelitia pohon yang berasal dia dari berbagai planet, masih teringat apakah aku masih memiliki batu rest di sakuku, perlahan Aku berjalan sambil merogoh, dan ternyata masih ada. aku tidak ingin melihat atau memperlihatkan kepada mereka, misteri ini masih aku simpan karena ada sesuatu yang masih mengganjal di pikiranku, seakan-akan sekarang Aku masih menjadi tawanan raja koceng, namun aku butuh tempat tinggal agar lebih aman dari ancaman para Manusia campuran, memang mereka sedikit kejam. kami menuju di suatu tempat ruangan dengan keadaan memiliki daun pintu, dan itu adalah tempat kami untuk beristirahat, sama sekali kami semua belum mengenal satu sama lain siapakah nama-n

